Puisi kehidupan tentang hati
Ketika hati ini tak mampu
berkata lagi
Itu artinya ia benar-benar telah
lelah
Ketika bibir ini tak berucap
Bukan berarti hatinya juga sama
Bisa jadi hatinya telah
mengungkapkan begitu banyak hal
Tapi sayangnya bibir begitu
sullit untuk mengungkapkan
Ketika air matanya tak membasahi
pipinya
Bukan berarti ia tak merasa
Bisa jadi ia sudah bosan
Bosan dengan kesedihan yang tak
berkesudahan
Yang sama sekali tak mengubah
apapun
Mungkin juga ia berusaha untuk
tak merasa
Agar ia bisa kuat dan membohongi
dirinya
Yang pada kenyataannya hatinya
benar-benar rapuh
Ketika ia terlihat baik-baik
saja
Bukan berarti tak ada beban
dalam dirinya
Bisa jadi ia merahasiakannya
agar tak membuatnya semakin kecewa
Tapi ketika ia benar-benar tak
sanggup merahasiakannya
Maka orang-orang akan
mendekatinya
Seakan peduli mengatakan apa kau
baik-baik saja ?
Ketika ia menolak membuka
rahasianya
Orang-orang akan memaksanya dan
mengatakan semua akan lebih baik jika berbagi
Ketika ia percaya dan membuka
rahasianya
Ia fikir hatinya sudah lebih
baik
Tapi tak lama setelah itu
Ia melihat betapa asyiknya
orang-orang membicarakan keburukanya
Mengapa orang-orang ini begitu
kejam ?
Ia menyesali semuanya
Orang yang ia fikir sangat
pedulli padanya
Ternyata hanya menjadikannya
objek keingintahuan
Di depan terasa seperti malaikat
yang merangkulnya
Tapi dibelakang seperti iblis
benar-benar tampak seperti iblis
yang menyesatkan
yang membuat ia percaya itu baik
tapi sesungguhnya hanya sebuah tipu daya
sejak saat itu ia tak ingin lagi
percaya pada siapapun
ia merasa semua orang sama saja
tak ada yang bisa dipercaya
entah sampai kapan...
tapi sampai saat ini ia tetap
menutup diri
sesekali ia berharap ada yang
bisa menyelamatkannya dari prinsipnya ini
tapi sampai saat ini ia masih
merasa prinsipnya ini sungguh merupakan suatu kebenaran
dan jika memang tak ada yang
bisa melawan prinsipnya ini
mungkin ia akan terus menutup
diri
bisa jadi
selamanya....
Comments
Post a Comment